Skill menggocek, menggiring (dribbling), dan mengumpan wajib dikuasai pemain bola, jika tidak, maka pemain akan mengalami kesulitan dalam mengusai dan mengumpan bola ke rekannya yang lain. Jika hal ini terjadi, maka dengan mudah lawan akan merebut bola dan menjadi celah empuk untuk menyusun serangan.
Ketika bola telah dikuasai, pemain harus menggiring bola hingga ia mendapat kesempatan untuk mengumpankan pada rekannya untuk melanjutkan strategi atau pola serangan yang telah disusun. Namun, tak selamanya seorang pemain yang menguasai bola memiliki kesempatan atau ada rekan yang siap untuk mendapatkan umpan.
Ketika tak ada rekan disekitar kita yang siap untuk menerima umpan atau ketika tak ada kesempatan untuk mengumpankan bola pada rekan lain, pemain yang menguasai bola harus mencari kesempatan untuk mengumpankan bola tersebut dengan cara menggiring bola untuk mempertahankan penguasaan bola. Saat menggiring bola, lawan akan sekuat tenaga merebut bola dengan berbagai teknik yang mereka kuasai, dengan tekel misalnya.
Jika penguasaan keterampilan menggiring dan menggocek bola cukup matang, tentu tak mudah bagi lawan untuk merebut bola yang sedang digiring. Lalu, seperti apa cara menggocek bola atau teknik menggiring bola yang baik? Sebelum kita membahas teknik menggocek atau menggiring bola, sebaiknya kita mengenal lebih dahulu, apa itu menggiring dan menggocek bola dalam sepak bola.
Menggiring (Dribbling) dan Menggocek Bola
Sebelum mengenal teknik menggiring dan menggocek bola, ada baiknya kita mengenal apa sebenarnya menggiring dan menggocek bola? Apa fungsi dan peruntukannya dalam permainan sepak bola? Dribbling atau menggiring bola adalah suatu teknik pada olah raga sepak bola di era modern dengan cara menggunakan keterampilan berlari sambil mengoper bola dengan gerakan yang sederhana, tapi harus disertai dengan kecepatan dan ketepatan agar bola tak lepas dari penguasaan pemain.Menggiring bola oleh para pemain bola biasanya dilakukan dengan gerakan lari sambil menguasai bola dengan cara mendorong bola dengan kaki ketika berlari agar bola terus bergulir di tanah seiring dengan gerakan lari pemain. Menggiring bola berbeda dengan cara menendang bola, meski bagian kaki yang digunakan untuk menggiring bola ini sama dengan yang digunakan untuk menendang. Saat menggiring bola, kaki hanya mendorong bola agar terus bergulir bersama gerakan berlari sang pemain. Menggiring bola ini biasanya dilakukan untuk membawa bola dalam aktivitas penyerangan pada olah raga sepak bola.
Menggiring atau menggocek bola dalam olah raga sepak bola memiliki banyak tujuan, salah satunya adalah untuk melewati lawan. Pemain harus benar-benar memiliki keterampilan yang cukup mahir dalam menggiring bola untuk melewati lawan-lawannya dan terus merangsek ke pertahanan lawan. Jika kemampuan menggiring bola masih belum mahir, bisa jadi akan mengalami kesulitan ketika melewati lawan dan akhirnya malah bola berhasil direbut oleh lawan. Tujuan menggiring bola secara umum adalah untuk mendekati sasaran.
Ketika bola berasal dari pemain belakang, kemudian dioper ke rekan yang ada di depannya, kemudian pemain tersebut akan menggiring bola dan mengumpankan pada rekan lainnya untuk mendekati pertahanan dan gawang lawan. Tak hanya itu, menggiring bola juga bertujuan untuk menghambat jalannya permainan, mencari kesempatan untuk memberikan umpan pada rekan lain, dan menahan bola ketika belum memiliki kesempatan untuk mengumpankan bola pada rekan lainnya.
Hal ini terlihat pada pertandingan sepak bola, ketika seorang pemain terus berlari dengan menggiring bola sambil melewati lawan-lawannya sambil menunggu kesempatan untuk mengumpankan bola pada teman atau rekan yang berada di sekitarnya. Pemain harus terlebih dahulu menguasai teknik menendang bola dan teknik mengontrol bola, jika keduanya telah dikuasai, tentu menggiring bola bukanlah hal yang sulit.
Secara umum, menggiring bola ada dua jenis, yakni Closed Dribbling yang dilakukan dengan cara mengambil kontrol penuh terhadap penguasaan bola, hal ini dilakukan ketika pemain dihadapkan dengan banyak pemain lawan yang siap menghadang dan merebut bola, dan Speed Dribbling yang lebih mengunggulkan kecepatan dari pada kontrol terhadap bola. Speed Dribbling ini dapat dilakukan dengan menggiring bola dengan kecepatan semaksimal mungkin ketika pemain berada di lokasi yang aman dari pemain lawan.
Cara Menggocek dan Menggiring Bola
Teknik menggiring bola memang tak bisa lepas dari cara menggocek bola, karena keduanya selalu bersinergi. Menggocek atau move bola ini dilakukan dengan dengan tujuan untuk mengecoh atau menipu lawan agar lawan kehilangan konsentrasi atau keseimbangan.Ada banyak cara menggocek bola atau menggiring bola, salah satunya dengan cara membawa bola ke area kosong dengan cepat menggunakan teknik speed dribbling atau teknik menggiring bola dengan cepat dan melakukan teknik closed dribbling ketika sudah memasuki area yang terdapat pemain lawan yang siap menghadang.
Saat menggocek atau menggiring bola, sebaiknya jangan terlalu banyak menggiring di bagian lapangan pemain, dan lakukan hal tersebut di area lapangan lawan. Pemain sebaiknya menguasai teknik turning atau berbalik arah untuk mengecoh atau menipu lawan ketika dibayangi pemain lawan saat menggiring bola. Dengan teknik berbalik seperti ini, risiko bola direbut oleh pemain lawan ketika pemain sedang menggiring bola dapat diminimalkan atau dikurangi.
Ketika berhadapan dengan pemain lawan yang menghadang dari arah depan, sebaiknya pemain tak perlu panik dan terburu-buru mengumpankan bola pada teman pada saat yang tak menguntungkan, karena bisa jadi bola malah jatuh ke pemain lawan. Ketika menemui skenario seperti ini, trik yang dapat dilakukan adalah dengan cara menggiring bola mendekati posisi pemain lawan dan mengumpankan pada rekan lain ketika ada kesempatan. Trik ini terbukti ampuh untuk mengecoh lawan sehingga mereka terlambat mengantisipasi tindakan yang dilakukan.
Teknik menggiring dan menggocek bola ini memang ampuh untuk melewati lawan. Salah satu cara adalah membuat pemain lawan mati langkah dan sulit mengejar bola atau salah mengantisipasi. Ketika pemain lawan salah mengantisipasi, ia biasanya akan kehilangan konsentrasi dan keseimbangan, sehingga pemain dengan mudah melewatinya.
Banyak teknik yang bisa digunakan untuk melakukan hal tersebut, yakni menggunakan teknik matthews moves, gerakan menggunting, mencungkil bola, berputar, fake kick, step over, dan banyak lagi teknik yang harus dikuasai untuk mengecoh lawan. Jika memang keadaan memang benar-benar terdesak dan pemain harus kehilangan bola, usahakan agar kehilangan bola tersebut mendapatkan ganti yang lebih baik, seperti corner kick, lemparan ke dalam atau tendangan bebas.
Menggiring dan cara menggocek bola memang tak harus mengarah ke depan, jika ke arah depan memang tak memungkinkan, bola dapat digiring ke belakang untuk mendapatkan peluang atau kesempatan yang lebih baik untuk memberikan umpan pada lawan atau merangsek ke pertahanan lawan.
Pemain juga harus tanggap ketika rekan satu tim tengah kesulitan menggiring bola di tengah kepungan pemain lawan dengan bergerak membantunya dan mencari posisi yang baik untuk menerima umpan darinya. Sepak bola adalah permainan yang mengutamakan kerja sama tim, sehingga setiap pemain dapat memberikan ruang atau kesempatan bagi rekan satu tim untuk bersinergi.
0 comments
Post a Comment